Minggu, 19 Juli 2009

cari-cari makan, makan rica-rica

Oleh Pak Rum
Waktu baru datang menjadi warga kota solo,saya hampir saja terjebak oleh warung makan yang manampilkan menu sate jamu rica-rica.makanan apa ini dan apa yang dijual di warung sate jamu rica-rica babar blas tidak saya kenal sebelumya.saya yang asli pesisir selama ini cuma mengenal makanan atau lauk dari ikan laut.jadi ibu saya itu kalau masak sayurnya ikan,lauknya juga ikan.maka sampai sekarang saya termasuk mahkluk aneh di rumah.makan harus ada ikan laut biar cuma ikan asin,gereh,atau pindang.gak usah yang mahal-mahal.pokoknya ikan on budget.ada bau amis ikan,menambah selera biar dengan nasi sambal terasi.
Warung aneh sate jamu adalah kosa kata baru dalam jagad wisata kuliner saya.dan menu sate jamu rica-rica juga baru saya kenal ini.repotnya mau Tanya sama teman malah ditertawakan,diledek.yang saya kenal selama ini sate ayam,sate kambing atau paling aneh sate kelinci dan kuda.ini koq sate jamu.pakah setelah makan sate terus dikasih minum jamu?.kalau rica-rica adalah masakan khas manado yang serba pedas.usut punya usut ternyata sate jamu adalah sate anjing,alias sate dogy.mengapa tidak langsung saja pakai istilah sate anjing?
Untung pemerintah kota segera tanggap.semua sate jamu wajib mengubah diri menjadi sate guk-guk dengan logo kepala anjing.tujuannya agar orang (muslim) dari luar daerah tahu bahwa sate jamu adalah sate anjing yang haram hukumnya bila dimakan.sebab terkadang banyak orang terjebak.
Tak hanya ada di solo makanan dari daging anjing ada.orang batak yang non muslim juga gemar makan anjing.sampai ada anekdot kalau di daerah lain anjing makan tulang,di batak tulang makan anjing.tulang dalam bahasa batak artinya paman.
Di solo juga hati-hati jika makan di warung angkringan,HIK alias hidangan istimewa kampong.sebab banyak warung HIK yang menyediakan sate babi.kalau tidak hati-hati sulit membedakan antara sate kikil sapi dengan babi karena tidak ada tulisan nama.repot banget.
Saya juga sulit menerima kenyatan bahwa banyak warung makan di solo terutama yang untuk kalangan bawah.tersedia menu lauk saren yang berasal dari darah hewan yang disembelih.saya kawatir hal-hal yang haram bagi umat islam,akan dengan tidak sengaja termakan.karena mungkin bekas untuk menggoreng saren dipakai untuik menggoreng tempe atau tahu.waspadalah……..waspadalah……waspadalah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar